Jakarta, CNBC Indonesia – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyapa pelanggan Pertamina pada Hari Pelanggan Nasional, kemarin, Jumat (04/09/2020), melalui Live Instagram Pertamina.

Menurutnya kepuasan pelanggan merupakan hal penting dalam kemajuan perusahaan. Apalagi kini persaingan antar kongsi sejenis semakin ketat, sehingga perseroan menurutnya harus bisa segera beradaptasi memenuhi kebutuhan pelanggan.

“Pelanggan itu kan raja serta zaman sudah berubah, sehingga persaingan semakin ketat. Kita nggak ingin menyebalkan pelanggan, ” ungkapnya saat menyebut pelanggan bersama Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati melalui Live Instagram, kemarin.


Untuk tersebut menurutnya, perseroan harus menjadikan kebahagiaan pelanggan sebagai salah satu Key Performance Indicator (KPI).

“KPI harusnya memasukkan kepuasan pelanggan, tersebut kami lagi dorong, ” ujarnya.

Agar tidak mengecewakan pelanggan, maka menurutnya penting bagi perseroan untuk pandangan apa yang dibutuhkan pelanggan & jangan menyulitkan pelanggan. Oleh sebab itu, menurutnya perseroan harus memaksimalkan call center dengan nomor layanan 135 agar pelanggan merasa terbantu masa mengalami kesulitan atau ada keluhan maupun pertanyaan.

“Kita juga penting tahu apa dengan mereka butuhkan, karena pelanggan adalah bagian dari keluarga besar kita. Jadi 135 “palugada” (Apa lu mau gue ada) lah, ” introduksi Ahok.

Ahok pun berbincang dengan pelanggan di kaum daerah seperti Padang Pariaman, Donggala, dan Baturaden.

Pada salah satu konsumen asal Padang Pariaman, dia menanyakan apakah pelanggan itu tahu Pertamini”. Lalu pelanggan tersebut membalas “tahu, kadang-kadang beli di sana. ”

Mendengar jawaban konsumen tersebut, Ahok pun berseloroh “Pertamini bukan Pertamina itu bungkus. ”

Dia pula menanyakan kepada pelanggan lainnya asal Donggala, Sulawesi Tenggara apakah tempat kesulitan memperoleh LPG. Lalu dijawab konsumen tersebut ” Nggak gampang sih, gamak susah sedikit. ”

Lalu Ahok bertanya lagi apakah dia tahu ada call center 135? Lalu konsumen pun langsung menanggapi ” Nggak tahu. ”

Menanggapi ada konsumen yang belum mendapati adanya call center Pertamina ini, Ahok pun mengatakan call center 135 itu seharusnya bisa membuat masyarakat tertolong karena kadang konsumen bingung mampu menghubungi siapa bila butuh sandaran atau ada keluhan maupun perkara.

“Biarlah Pertamina melahirkan call center supaya jadi seperti 911 di Amerika Serikat, ” pungkasnya.

[Gambas:Video CNBC]
(wia)