Jakarta, CNBC Indonesia – Amerika Serikat (AS) dan Rusia tengah tegang di Bahar Hitam. Pasalnya kapal perang AS, USS Roosevelt (DDG-80), masuk ke kawasan tersebut.

Was-was Manajemen Pertahanan Nasional Rusia (NDCC) mengatakan armada perang Rusia mengikuti kapal itu.

“Fregat Admiral Essen mendaftarkan pergerakan kapal perang AS, ” ujar lembaga itu dalam suatu pernyataan dikutip dari kantor informasi TASS, Jumat (19/9/2020).

AS sendiri mengatakan masuk ke kawasan untuk operasi militer rutin.


“Armada ke-6 AS secara rutin beroperasi di Laut Hitam untuk mendukung sekutu & pacar kami di kawasan itu, ” kata Angkatan Laut AS daerah Eropa-Afrika di akun Twitter-nya.

Laut Hitam adalah perairan di antara Eropa Tenggara serta Asia Kecil. Wilayah ini dikontrol ketat Rusia.

Tetapi AS dan The North Atlantic Treaty Organization (NATO) menganggap zona tersebut kawasan internasional yang strategis. Bahkan berjanji meningkatkan kehadiran di sana.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan, kapal perang Angkatan Laut negeri non-pesisir hampir terus-menerus berada dalam Laut Hitam.

“Apa yang mereka lakukan di sana? Secara alami, kami melakukan dengan terbaik untuk mencegah ancaman apa pun bagi negara kami, ” katanya.

Di Agustus setidaknya ada 11 insiden antara kedua negara. AS, tulis Rusia, beberapa kali mencoba mendekati tapal batas negeri itu.

Sehari sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia selalu mencoba melacak kapal perang AS lain, USS Ross di Laut Baltik. Jet Tempur Rusia selalu mencegat dua pesawat AS di laut tersebut.

[Gambas:Video CNBC]
(sef/sef)