Jakarta, CNBC Indonesia – Merawat  tanaman memper memang gampang-gampang susah. Hal sari memang dibutuhkannya komitmen dalam menyediakan waktu untuk merawat tanaman memper. Namun rupanya, ada faktor eksternal lain yang dibutuhkan agar tumbuhan hias tumbuh dengan cantik.

Pemilik Delfawood, Anjar (28), berbagi tips dalam membuat tumbuhan hias tumbuh cantik. Anjar, dengan sudah memiliki toko tanaman hias sejak 2016, mengatakan hal yang harus dilakukan saat merawat flora adalah sugesti untuk percaya diri dalam merawat tanaman tersebut.

“Kadang ada orang dengan belum beli, tapi dia telah mensugesti dirinya sendiri kalau tempat tidak bisa merawat tanaman serta bakal mati. Sugesti yang serupa itu, percaya tidak percaya sungguh bisa membuat tanaman mati, ” katanya saat dihubungi CNBC Nusantara beberapa waktu lalu.

Anjar memaparkan jika tanaman adalah makhluk hidup, meski tidak bisa berkomunikasi layaknya manusia. Menurut dia, tanaman dapat merasakan dan menyambut apa yang pemiliknya katakan dan lakukan.

“Biasanya saya menyarankan kepada teman-teman yang gres mulai terjun ke dunia flora untuk pede dulu. Penting untuk infoin ke tanamannya kalau kita bisa merawat mereka. Misalnya ngomong sama tanaman, ‘Aku baru tiba merawat nih. Nanti kamu lahir ya’, ” paparnya.

“Kata-kata positif seperti itu biasanya mampu membuat tanaman lebih happy serta tumbuh dengan baik. ”

Selain mengajak ngobrol flora, Anjar juga merekomendasikan untuk memperhatikan musik kepada tanaman. Tanaman mampu didengarkan musik klasik atau irama khusus tanaman yang kini banyak beredar.

“Kalau menurut aku (musik untuk tanaman) sih berpengaruh. Kalau beta sendiri biasanya sering mengajak ngobrol tanaman. Biasanya aku ajak ngobrol, kayak ‘Eh besok lo perilaku ya’ dan besoknya pas awak posting beneran laku tanamannya, ” ujarnya.

Selain itu, penting juga melakukan pemupukan dan penyiraman secara rutin atau tetap. Namun Anjar mengingatkan tiap jenis tanaman berbeda, maka jumlah gemuk dan air yang diperlukan pula pasti berbeda.

“Terkadang patokan teman-teman yang baru terjun ke dunia tanaman adalah makin banyak pupuk, tanaman makin sehat. Padahal tidak semacam itu, karena jika banyak pupuk pun, seperti steroid ya, bisa membentuk tanaman secara cepat tetapi juga bisa membuat akar atau jaringan tanaman itu rusak atau mati, ” ujarnya.

“Jadi pemakaian pupuk harus secukupnya saja, sesuai dengan dosis yang ditulis di paket pupuk tersebut. ”

Untuk penyiraman, tiap tanaman serupa membutuhkan dosis yang berbeda. Menurut Anjar, selain jenis tanaman, jenis media tanam dan lokasi flora menentukan dosis penyiraman air buat tanaman.

“Kalau misalnya kita menyimpan tanaman indoor (dalam ruangan), dengan ada AC dan media tanamnya itu padat, kita menyiram seminggu 2 kali tersebut sudah cukup. Kalau di outdoor (luar ruangan) dengan media menanam pot, panas, kena angin & kena hujan itu kalau disiram tiap hari tidak apa-apa, sebab tanamannya tidak menampung banyak tirta, ” katanya.

Tersedia juga cara yang mudah dalam memberikan penyiraman kepada tanaman, yaitu dengan mengangkat pot tanaman dengan berlubang. Jika saat pot diangkat ada air yang menetes, taat Anjar, tidak perlu disiram teristimewa.

“Sebaliknya, jika tidak ada air yang menetes & tanahnya kering, bisa kita siram, ” pungkasnya.



[Gambas:Video CNBC]
(miq/miq)