Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Eropa melemah pada sesi introduksi perdagangan Jumat (13/11/2020), menyusul situ pastinya kemenangan kandidat presiden Joe Biden di negara bagian Arizona, memperlebar karpet merah menuju Gedung Putih.

Indeks Stoxx 600, yang berisi 600 saham unggulan di Eropa terkoreksi 0, 4% pada depan perdagangan, dengan mayoritas indeks bagian sektoral tertekan bersamaan dengan koreksi mayoritas bursa di kawasan Eropa.

Sejam kemudian koreksi indeks Stoxx berkurang menjadi 0, 8 pokok (-0, 2%) ke 384, 38. Indeks DAX Jerman surut 15, 7 poin (-0, 1%) ke 13. 037, 29 dan FTSE Inggris turun 38, 4 pokok (-0, 6%) ke 6. 300, 51. Di sisi lain, ruang CAC Prancis naik 2, satu poin (+0, 04%) ke 5. 364, 66.


Indeks saham sektor minyak dan gas memimpin pelemahan, dengan anjlok lebih dari 1, 2%, sedangkan sektor utilitas naik kira-kira 0, 4%.

Biden diproyeksikan memenangkan pertandingan di Arizona setelah mantan wakil presiden tersebut mengungguli kandidat kepala petahana AS Donald Trump dengan mengantongi 11 suara elektoral, sehingga menyabet 290 suara.

Pada Minggu, NBC News memproyeksikan Biden akan memenangi pilpres setelah Pennsylvania terbukti memilih kandidat dari Partai Demokrat tersebut secara perolehan 270 suara elektoral bilamana itu. Namun Trump sampai saat ini menolak mengakui kemenangan lawannya.

Bursa bagian di Asia Pasifik melemah di Jumat karena kasus corona dalam AS terus meningkat, dengan bagian di bursa daratan China jatuh ke teritori negatif pada bagian perdagangan sore. Di AS, kontrak berjangka ( futures ) bergerak flat di sedang kenaikan kasus infeksi Covid-19.

Persetujuan futures Dow Jones Industrial Average bergerak menguat 8 poin, kontrak futures S& P 500 terangkat tipis, dan kontrak serupa Nasdaq 100 menguat 41 poin. Kemajuan tipis itu belum cukup meyakinkan untuk memprediksi Wall Street bahan bergerak menguat.

Di Eropa, kawasan ekonomi euro tersebut dijadwalkan merilis data permulaan angka pengangguran, data neraca perdagangan, dan proyeksi Produk Pribumi Bruto (PDB) kuartal ketiga buat zona euro.

TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]
(ags/ags)