Jakarta, CNBC Indonesia – Negeri Indonesia bakal buka investasi di sektor kesehatan. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI Mahendra Siregar dalam konvensi pers virtual mengenai forum World Economic Forum (WEF) Special Virtual on Indonesia: Indonesia’s Priority on Health and Economic Recovery.

Forum yang akan digelar pada Rabu (25/11/2020) mendatang itu merupakan bagian dari rangkaian Country Strategy Dialogue dari WEF yang mempertemukan pemerintah suatu negara secara para pelaku bisnis global serta pemangku kepentingan lainnya dalam sejenis sesi dialog strategis.

Secara akan membicarakan langkah & progres serta proses dari cara menghadapi pandemi, dan langkah kebijakan ekonomi atau percepatan pemulihan ekonomi, Pemerintah Indonesia secara khusus akan membenarkan industri kesehatan.


“Secara khusus negeri ingin memperbaiki secara menyeluruh kondisi investasi dan kondisi yang tersedia dalam sektor kesehatan. Ini alasan yang jelas mengapa pemerintah ingin membenarkan investasi di sektor kesehatan. Mulai dari industri farmasi, jasa kesehatan, sampai alat-alat kesehatan, ” kata Mahendra pada Senin (23/11/2020).

Keputusan untuk melegalkan investasi di industri kesehatan didorong atas pengalaman selama masa pandemi. Menurut Mahendra, sektor kesehatan pada Indonesia bisa diperbaiki dengan menelaah dari pengalaman dan bantuan sebab berbagai pihak dari dalam dan luar negeri.

“(Sejauh ini) Indonesia sudah dapat menyimpan alat-alat kesehatan, obat-obatan dan kanal vaksin, maupun juga langkah untuk memproduksi vaksin sendiri, ” katanya.

“Jadi terlihat persis bahwa kerja sama yang tertib dan saling menguntungkan, kita mampu membangun kondisi kesehatan dengan bertambah baik. Termasuk keinginan untuk memperkuat bagian upstream   maupun produsen bahan dasar obat yang relatif saat tersebut tidak memadai dibandingkan dengan keinginan Indonesia sendiri, ” katanya.

Nantinya terdapat 43 perusahaan global yang akan terlibat di dalam forum virtual yang digelar secara tertutup tersebut. Perusahaan-perusahaan tersebut hidup pada sektor finansial, infrastruktur, pabrik strategis, farmasi, jasa kesehatan, TIK dan digital, manufaktur, downstream minerals production, dan green and renewable energy.

Selain Indonesia, WEF serupa mengadakan Country Strategy Dialogue dengan tema The Great Reset secara khusus di Jepang, RRC (Republik Rakyat China), dan Pakistan.

[Gambas:Video CNBC]
(hoi/hoi)