Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

Jakarta, CNBC  Indonesia – Tindakan tidak mulia dilakukan oleh seorang lurah di Medan, Sumatera  Memajukan. Dia ketahuan melakukan pungutan liar terhadap seorang warga.

Apesnya teristimewa, tindakan yang dilakukan oleh Lurah  Sidorame Timur, Kecamatan Medan Perjuangan bernama Hermanto  ini ketahuan oleh Pemangku Kota Medan Bobby Nasution.

Cerita ini bermula ketika menantu Presiden  Jokowi  ini melakukan sidak ke Kelurahan Sidorame Timur setelah ada laporan awak soal pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum kelurahan setempat.


Bobby masuk & menjumpai Lurah Hermanto beserta Kasi Pembangunan Dina Simanjuntak. Bobby bertanya-tanya soal petunjuk warga itu kepada Kaki gunung. Namun Hermanto mengaku tak ada pungli.

“Ada kutipan-kutipan, Pak? ” tanya Bobby seperti dikutip dari detikcom.

“Nggak ada, ” jawab Hermanto.

“Masyarakat ngelapor ke saya ada kutipan-kutipan katanya, ” ujar Bobby.

Hermanto tetap berkeras mengatakan tak ada pungli. Bobby kemudian kesal & memutar rekaman bukti pungli yang diterimanya.

“Saya sudah terima loh, Pak, saya ini ada rekamannya, kalian itu minta-minta uang, ” ucap Bobby.

“Nggak ada, Pak, saya minta-minta uang, ” jawab Hermanto.

Bobby Nasution sidak ke kantor kelurahan pada Medan (Datuk-detikcom)Bobby Nasution sidak ke kantor kelurahan di Medan (Datuk/detikcom)

Bobby mengatakan pihak kelurahan memerintahkan kepala lingkungan (kepling) meminta uang kepada kelompok dengan nilai nominal bervariasi. Namun Hermanto masih tidak mengakuinya.

Bobby langsung memutar rekaman tersebut di depan keduanya. Tidak lama kemudian, salah satu kepling tiba di kantor kelurahan.

Tempat menjelaskan persoalan minta-minta itu di depan Bobby dan Lurah. Dia menyebut semasa ini pihak kelurahan menodong uang di atas Rp 50 ribu untuk menyelenggarakan surat-menyurat.

Hermanto lalu buka suara. Tempat mengaku tidak pernah menodong nilai nominal tersebut.

“Saya nggak sudah minta sampai segitu, ” ujar Hermanto.

“Berarti pernah, kan? ” tanya Bobby.

“Seikhlasnya Pak kalau dikasih. Saya jujur, Pak, kalau dikasih saya terima. Jika nggak dikasih, ya telah. Bukan saya patok-patok, ” ucap Hermanto.

Selengkapnya simak halaman berikut tersebut > > > > > > > > > > > > > > > > >

[Gambas:Video CNBC]
(dob/dob)